Naudzubillah| Begitu Besar Dosa Pelakor Berdasarkan Islam Bahkan Hingga Tak Dianggap Umat Rasulullah | Dunia Keluarga



Jangan hingga anda yang jadi PELAKOR
Fenomena pelakor sedang gencar terjadi dimana-mana , tapi ketahui aturan dan azab yang bakal di sanggup , dalam keadaan mati saja masih harus tergolong umat Rasulullah , kalau jadi pelakor jangan harap.

Sekarang ini ada istilah pelakor (perebut laki orang) maksudnya yakni perempuan fasik yang berniat buruk ingin merusak rumah tangga orang lain.
Wanita ini menarik hati pria yang sudah mempunyai beristri tentu dengan cara yang haram.

sebagaimana mengutip dari fotodakwah.com , perempuan ini merayu , mengajak berzina baik zina kecil maupun zina besar bahkan hingga menjelek-jelekan istri dari pria tersebut.

Ia berharap pria yang ia goda sanggup beralih ke pelukannya untuk menjadi selingkuhan atau bahkan menjadi suaminya baik sah maupun tidak sah.

Konon beritanya , fenomena pelakor ini muncul dari pemahaman sebagian perempuan yang kurang percaya dengan pria yang masih single/jomblo yang belum teruji apakah kelak akan menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab atau tidak.

Mereka lebih yakin dengan suami perempuan lain yang sudah teruji dan terjamin sanggup menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab.

Jadilah mereka juga mengincar suami orang dan merusak rumah tangga orang lain.

Cara menyerupai ini sangat dikecam dalam Islam , terdapat istilah TAKHBIB [1] , yaitu merusak korelasi istri dengan suaminya.

Demikian juga terlarang merusak korelasi suami dengan istrinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ,

ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﻓْﺴَﺪَ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓً ﻋَﻠَﻰ ﺯَﻭْﺟِﻬَﺎ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻣِﻨَّﺎ

”Barang siapa yang merusak korelasi seorang perempuan dengan suaminya maka dia bukan potongan dari kami.”[2]

Dalam kitab Mausu’ah Fiqhiyyah dijelaskan bahwa merusak di sini yakni mengompor-ngimpori untuk minta cerai atau menyebabkannya (mengompor-ngompori secara tidak langsung).

 ﻣَﻦْ ﺃَﻓْﺴَﺪَ ﺯَﻭْﺟَﺔَ ﺍﻣْﺮِﺉٍ ﺃَﻱْ : ﺃَﻏْﺮَﺍﻫَﺎ ﺑِﻄَﻠَﺐِ ﺍﻟﻄَّﻼَﻕِ ﺃَﻭِ ﺍﻟﺘَّﺴَﺒُّﺐِ ﻓِﻴﻪِ ، ﻓَﻘَﺪْ ﺃَﺗَﻰ ﺑَﺎﺑًﺎ ﻋَﻈِﻴﻤًﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏِ ﺍﻟْﻜَﺒَﺎﺋِﺮِ ” ﺍﻧﺘﻬﻰ

“Maksud merusak istri orang lain yaitu mengompor-ngompori untuk meminta cerai atau menyebabkannya , maka ia telah melalukan dosa yang sangat besar.”[3]
Maka demikian juga PELAKOR yang menarik hati suami orang lain , menciptakan suami lupa dan benci dengan istrinya alasannya perbuatan selingkuh.

Imam Abu Ath-Thayyib menjelaskan hadits ini: “Maknanya , seseorang menipu atau menarik hati istri orang dan merusaknya , atau merayunya hingga perempuan itu meminta cerai dari suaminya supaya sanggup ia nikahi atau ia nikahkan dengan orang lain , atau selain itu." 

Dalam Syarh Sunan Abu Dawud , Syaikh Abdul Muhsin menjelaskan , sering kali rusaknya rumah tangga dikarenakan adanya pihak ketiga yg merusak korelasi istri dengan suaminya.

Imam Al Haitsami menjelaskan bahwa merusak seorang perempuan supaya terpisah dari suaminya & merusak seorang suami supaya terpisah dari istrinya merupakan dosa besar.

Berbeda dengan perempuan yang mengatakan diri untuk dinikahi kepada seorang laki-laki.

Hal ini hukumnya boleh bagi seorang perempuan mengatakan diri kepada pria baik yang masih jomblo ataupun sudah menikah.

Ini tidak akan memgurangi kehormatan dan kemuliaan seorang wanita.

Menawarkan diri hukumnya boleh , ia bukan menganggu dan merusak rumah tangga , alasannya ia mengatakan diri secara terhormat dan tentu HARUS dengan cara yang baik dan sesuai adat Islam.

Jika yang ditawarkan berkenan , sanggup berlanjut sesuai dengan adat Islam bahkan sanggup menuju janji nikah , akan tetapj jikalau tidak berkenan maka stop hingga di situ dan wajib ditinggalkan serta tidak ada korelasi lagi sama sekali.

Imam Al-Bukhari rahimahullah berkata pada shahihnya ,

ﻋﺮْﺽ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻧﻔﺴَﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﺼﺎﻟﺢ

 “Bab: Seorang perempuan mengatakan dirinya kepada seorang lelaki yang shalih”

lalu dia membawakan hadits Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu bahwa dia berkata ,

جَائَتِ امْرَأَةٌ إِلَى رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُُُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَعْرَضُ عَلَيْهِ نَفْسَهَا

“Seorang perempuan tiba kepada Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- dan  mengatakan dirinya kepada dia (untuk dinikahi).”[4]

Ini yakni taqrir (persetujuan) Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap perbuatan perempuan ini dan dia tidak mengingkarinya.

Banyak ulama menjelaskan hukumnya yakni BOLEH/MUBAH , Sehingga untuk urusan yang “mubah” mengatakan diri pada pria yang sudah beristri tentu perlu pertimbangan yang banyak dan musyawarah , dihentikan sembarangan dan gegabah.

Al-Hafidz Ibnu Hajar menjelaskan

ﺟﻮﺍﺯ ﻋﺮﺽ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻧﻔﺴﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﺼﺎﻟﺢ ﺭﻏﺒﺔ ﻓﻲ ﺻﻼﺣﻪ ، ﻓﻴﺠﻮﺯ ﻟﻬﺎ ﺫﻟﻚ

“(Hukumnya) boleh bagi seorang perempuan mengatakan dirinya untuk dinikahi pria yang shalih alasannya menginginkan kebaikan , ini boleh baginya.”[5]

Demikianlah beda antara PELAKOR dan mengatakan diri secara terhormat

Maka hendaklah takut , setiap orang yg berupaya merebut suami atau istri orang jikalau hingga dilaknat Rasulullah tidak menjadi potongan dari umatnya.

Sebab jikalau tidak termasuk umatnya –baik bermakna dosa besar atau yg lebih dahsyat dari itu- ia sanggup terlempar ke neraka.

Semoga keluarga akhi dan ukhti dijauhkan dari perusak rumah tangga dan dilindungi oleh Tuhan Swt
HALAMAN SELANJUTNYA:


Online education can open up new education and career paths. However , it is not for everyone. Before signing up for an online education degree aktivitas , you should be sure you know the advantages and disadvantages of continuing your education through this method.One of the main reasons people choose online education is flexibility. Classes are designed to work around your schedule. In most cases , you can log onto your computer whenever you have time to access lectures or assignments. You can even go out of town in the middle of your course , logging in from wherever you are , using your laptop.Students are free to learn at their own pace. If you easily pick up new concepts , it can be frustrating having to wait while your instructor makes sure your classmates understand it. With online education , you can move ahead if you are a fast learner and continue your learning. Likewise , if you are having trouble with an area , you have the freedom to work on it until you get it , without having to worry about falling behind.Online education offers more selection in terms of education degree programs. At times , your prospective traditional college or university may be limited in their offerings. If they do not have the aktivitas you want , you have to travel to another school or settle for a different program. With online education degree programs , you have access to a large number of schools with a wide variety of course offerings.Many people also choose online education for financial reasons. Tuition costs end up being less expensive than that of traditional schools since most online colleges tuition is inclusive of textbooks. Also , because there's no commute , you save money on gasoline , child care (if you have a child) , automobile maintenance and meals.However , there are some disadvantages to online education. One of the main ones is the fact it involves technology. If you aren't comfortable with computers and technology or do not have access to the right equipment , you may find it difficult to pursue a degree from an online college or university.Students pursuing online education must have time management skills. While courses tend to be self-paced , they are not completely open ended. They do have a set date in which all work must be completed. Students have to be aware of this date and plan their school accordingly.Not every employer will recognize a degree from a online education college. While majority of places do recognize online learning degrees , there are a few that prefer a degree from a traditional school. If you have a particular company to work for after you graduate , it is a good idea to check with them in advance and find out what is their policy on distance education degrees.With online education , there is a big possibility you may feel isolated because you are learning alone from home. Many of the schools that offer online degree programs do understand this and have taken steps to help you feel more connected. With video conferencing , messaging boards and chat rooms , you can interact with your instructors and classmates.The bottom line is that no one can decide for you whether online education is right for you. As you consider all of the advantages and disadvantages , you also need to assess your abilities and circumstances to help you make the right decision.

Share On:

Facebook Telegram Twitter

wdcfawqafwef